This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 30 Maret 2024

Kue Kering Tahan Berapa Lama? Ini Tips Menyimpannya Agar Tak Cepat Jamuran

Auto News - Kue kering menjadi satu hidangan khas yang tidak terpisahkan dari tradisi perayaan Lebaran.

Berbagai jenis kue kering seperti nastar, kue kacang, putri salju, dan kue lidah kucing menjadi pilihan favorit yang disajikan.

Biasanya kue ini disiapkan dari jauh hari agar lebih siap menjelang lebaran.

Nah, tips menyimpan kue kering agar awet dan tidak berjamur tentu dibutuhkan saat momen menjelang hari raya Idul Fitri ini.

Karena saking banyaknya yang disiapkan, seringkali membuat kue Lebaran tidak habis, bahkan hingga beberapa pekan setelah Hari Raya.

Jika tidak disimpan dengan benar, kue kering Lebaran tidak dapat bertahan lama, karena berjamur, lembek, atau berbau tengik.

Untuk itu perlu tahu seberapa lama kue kering bisa tahan dan cara menyimpannya agar tidak cepat jamuran.

Berikut ini kami berikan tips menyimpan kue kering yang benar agar tahan lama.

Namun sebelumnya ketahui dulu berapa lama kue kering bisa bertahan dan Layak dikonsumsi.

Kue kering tahan berapa lama?

Jika disimpan dengan cara yang benar, kue kering seperti kastengel, putri salju, dan sagu keju bisa awet sekitar satu sampai enam bulan.

Sementara itu, kue kering yang bertekstur lembut dan memiliki isian seperti nastar tidak bisa bertahan selama itu.

“Kita di Beau Bakery paling lama dua sampai tiga bulan, tapi untuk secara general, bisa sampai enam bulan,” kata Head Pastry Chef of Beau Bakery, Arief Maulana Ikhsan.

“Kalau sudah dibuka maksimal tiga bulan. Kita juga harus lihat, bukanya lama atau tidak. Semakin sering dibuka pasti akan mengurangi umur cookies,” pungkasnya.

Menurut Disy, kue kering yang tidak disimpan di dalam wadah kedap udara, hanya bisa bertahan sekira satu minggu jika sudah dibuka.

Cara simpan kue kering agar awet dan tidak jamuran

Ada beberapa tips menyimpan kue kering Lebaran agar awet dan tidak berjamur. Dengan begitu, kue tetap bisa dikonsumsi hingga beberapa hari setelah Lebaran.

Pertama simpan kue kering di dalam wadah kedap udara. Pastikan stoples yang digunakan tidak basah atau lembap agar kekeringan kue tetap terjaga.

Simpan wadah kue kering di tempat yang tidak terlalu lembap. Pastikan juga wadah kue terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

Menambahkan silica gel food grade ke dalam wadah kue kering juga dapat membantu kue Lebaran awet dan tidak berjamur.

Silica gel berfungsi untuk menyerap kelembapan udara di dalam wadah, sehingga kue pun awet tanpa mengurangi kualitasnya.

Tingkat kelembapan udara sangat memengaruhi ketahanan kue. Pisahkan kue bertekstur lembut seperti soft cookies dengan kue bertekstur kering dan padat.

Jika keduanya dicampur, kue lembut akan berubah tekstur menjadi keras, sedangkan kue kering akan menjadi lembap.

Jika ingin menyimpan kue kering dalam waktu lama, simpan kue Lebaran di dalam freezer.

Caranya, masukkan kue kering ke dalam kantong kedap udara atau paling tidak kantong plastik zip lock. Pastikan sudah tidak ada udara di dalam kantong.

Jika kue kering akan dikonsumsi secara berkala, bungkus satu per satu dalam plastik kecil lalu lapisi dengan alumunium foil.

Saat hendak dimakan, biarkan kue kering hingga memiliki suhu ruang.

Jangan simpan kue kering di dalam chiller karena akan membuat tekstur kue menjadi sangat kering.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 6 Tips Menyimpan Kue Kering agar Awet dan Tidak Jamuran

Senin, 18 Maret 2024

5 Tipe Kepribadian Kucing yang Perlu Anda Ketahui

Auto News , Jakarta - Memiliki hewan peliharaan di rumah adalah sebuah keputusan yang seringkali dianggap menyenangkan, tetapi juga bisa menjadi tantangan tersendiri. Setiap hewan peliharaan memiliki kepribadian uniknya sendiri. Jika Anda memutuskan untuk memelihara kucing , penting untuk memahami dan mengenali berbagai karakter kucing.

Dilansir dari laman Meowingtons , berikut lima tipe kepribadian kucing:

1. Kucing Neurotik

Kucing dengan tipe kepribadian neurotik biasanya cenderung gelisah, takut kepada orang asing, dan selalu curiga. Mereka lebih memilih untuk bersembunyi dan enggan berinteraksi ketika berada di lingkungan baru. Jika Anda memiliki kucing dengan karakter neurotik, lebih baik sediakanlah rumah atau tempat persembunyian yang nyaman baginya. Hal ini akan lebih baik daripada membiarkan kucing tersebut mencari tempat berlindung sendiri di sudut-sudut rumah yang mungkin berbahaya baginya.

Menurut dokter hewan Pippa Elliott, berinteraksi dengan kucing neurotik pada awalnya bisa sedikit sulit. Mereka cenderung menghindari situasi yang baru dan menganggapnya sebagai sesuatu yang menakutkan. Karena itu, berikanlah sambutan yang ramah dan hangat agar kucing tersebut merasa aman dan percaya.

2. Kucing Lincah

Kucing dengan kepribadian yang lincah akan menjadi sangat menyenangkan saat diajak bermain. Mereka bahkan tak segan untuk bermain kotoran dengan tuannya. Karakteristik kucing tersebut cenderung tidak mudah bosan, penuh rasa ingin tahu, dan kadang-kadang bisa menjadi destruktif. Pemilik kucing dengan karakter ini sebaiknya memiliki banyak mainan yang aman dan menarik untuk dimainkan oleh kucing.

3. Kucing Dominan

Kucing yang dominan seperti Garfieldl suka menjadi pusat perhatian di lingkungannya. Mereka merasa memiliki hak penuh atas segala hal di rumah, mulai dari tempat makan, tempat tidur, mainan tertentu, hingga kotak kotoran. Namun, kucing dominan ini cenderung mudah stres jika tidak mendapatkan perhatian yang cukup. Mereka bahkan bisa terlibat dalam pertarungan dengan kucing lain atau membuat keributan hanya untuk menarik perhatian pemiliknya.

4. Kucing Impulsif

Pemilik kucing impulsif harus pandai membaca perilaku hewan peliharaan mereka. Kucing jenis ini biasanya sangat sensitif terhadap situasi atau hal-hal yang dapat membuatnya stres. Misalnya suara bising, gambar tertentu, atau benda-benda yang dapat menimbulkan rasa takut. Karena itu, pemilik kucing impulsif sebaiknya tidak terkejut jika tiba-tiba kucing kesayangannya melakukan tingkah laku yang aneh atau tidak terduga.

5. Kucing Selow

Kucing dengan karakter selow cenderung membuat pemiliknya merasa tenang dan nyaman. Mereka mudah diurus, jarang rewel, tidak suka berkelahi dengan kucing lain, dan biasanya bersikap tertib dalam kehidupan sehari-hari.

5 Kiat Merawat Kesejahteraan Hewan Peliharaan